Batam-Satudetiknews] Pekerjaan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Batam, terus bergerak.
Memasuki hari ketiga, Kamis, 15 Oktober 2026, Satgas TMMD bersama warga kembali turun ke lokasi. Pembukaan akses jalan dan pekerjaan bongkar-pasang mal menjadi bagian dari pekerjaan yang dikebut sejak pagi.
Sebelum bekerja, personel mengikuti apel yang dipimpin Letda Inf Rio Afrino. Apel menjadi momentum untuk memastikan pembagian tugas sekaligus memberikan arahan kepada personel yang akan melaksanakan pekerjaan di lapangan.
Rio mengingatkan agar seluruh pekerjaan dilakukan dengan disiplin, mengutamakan keselamatan dan tetap menjaga kekompakan antara personel Satgas dan masyarakat.
Setelah apel, personel bergerak menuju lokasi masing-masing. Pekerjaan pembukaan jalan dilakukan secara bergotong royong bersama warga.
Jalur yang menjadi sasaran fisik TMMD dibersihkan dan dipersiapkan untuk mendukung tahapan pembangunan berikutnya. Aktivitas itu sekaligus menjadi bagian penting dalam membuka akses yang nantinya diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat.
Membuka Jalan, Menata Mal
Selain membuka jalan, Satgas bersama warga melanjutkan pekerjaan bongkar-pasang mal.
Mal digunakan sebagai cetakan untuk membentuk badan jalan rabat beton. Karena itu, pemasangannya membutuhkan ketelitian agar posisi, ukuran dan batas badan jalan sesuai dengan rencana pekerjaan.
Mal yang telah selesai digunakan pada satu bagian dibongkar dan dipindahkan untuk dipasang kembali pada bagian lain. Pekerjaan dilakukan secara bertahap mengikuti perkembangan pembangunan di lapangan.
Personel TNI dan warga terlihat saling membantu. Ada yang memindahkan material, membongkar mal, memasang kembali hingga memastikan posisi mal tetap sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.
Pekerjaan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, setiap tahapan memiliki peran dalam menentukan kualitas pembangunan jalan yang nantinya digunakan masyarakat.
Gotong Royong Menjadi Kekuatan
Hari ketiga pelaksanaan TMMD kembali memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Warga tidak hanya menyaksikan proses pekerjaan, tetapi ikut turun tangan bersama personel Satgas.
Semangat gotong royong menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan tersebut. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat membuat pekerjaan terasa lebih ringan sekaligus memperkuat hubungan di tengah proses pembangunan.
Bagi warga Mangsang Maju, jalan yang sedang dibangun diharapkan dapat memberikan manfaat dalam aktivitas sehari-hari, terutama dalam mendukung akses dan mobilitas masyarakat.
Karena itu, setiap tahapan pekerjaan dikerjakan dengan harapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Mudahan Seluruh Pekerjaan Berjalan Lancar
Memasuki hari ketiga, pekerjaan pembukaan jalan dan bongkar-pasang mal terus dilakukan secara bertahap. Progres di lapangan menjadi bagian dari rangkaian panjang pembangunan sasaran fisik TMMD ke-130.
Satgas bersama masyarakat berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar, aman dan tidak mengalami kendala berarti hingga seluruh sasaran pembangunan selesai.
Harapan itu menjadi penting mengingat setiap tahapan saling berkaitan. Setelah badan jalan dipersiapkan dan mal terpasang sesuai kebutuhan, pekerjaan dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya hingga proses pengecoran dan penyelesaian jalan.
Semangat pun terus dijaga. Bagi Satgas, pekerjaan bukan sekadar mengejar penyelesaian fisik, tetapi memastikan hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara bagi warga, keterlibatan langsung dalam pekerjaan menjadi pengalaman sekaligus bentuk dukungan terhadap program TMMD.
Dari pembukaan jalan hingga bongkar-pasang mal, seluruh pekerjaan dikerjakan bersama. Ada tenaga yang dicurahkan, ada material yang dipindahkan dan ada tahapan yang harus diselesaikan satu per satu.
Harapannya sederhana: seluruh rangkaian TMMD ke-130 di Mangsang Maju berjalan lancar, aman dan dapat diselesaikan sesuai target, sehingga hasil pembangunan bisa segera dirasakan dan dimanfaatkan masyarakat.
Di tengah teriknya pekerjaan lapangan, semangat Satgas dan warga tetap terjaga. Jalan yang sedang dibangun bukan hanya menjadi sasaran fisik TMMD, tetapi juga menjadi simbol kerja bersama antara TNI dan masyarakat untuk membangun lingkungan yang lebih baik.















