Berita  

Pengecoran Jalan TMMD 130 Terus Dikebut, Satgas dan Warga Makin Kompak di Mangsang

banner 120x600

BATAM — Semangat gotong royong terlihat kuat dalam pengerjaan pengecoran jalan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0316/Batam di Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Batam.

Satgas TMMD bersama warga terus mempercepat pekerjaan untuk mengejar penyelesaian sasaran fisik. Di tengah aktivitas tersebut, kebersamaan antara prajurit dan masyarakat menjadi pemandangan yang menonjol.

banner 325x300

Sejak pagi, Satgas TMMD dan warga sudah berada di lokasi. Mereka bekerja bersama dalam setiap tahapan pengecoran, mulai dari menyiapkan material, mengatur adukan beton, membawa material hingga meratakan permukaan jalan.

Tidak terlihat sekat antara prajurit dan masyarakat. Semua mengambil bagian sesuai kebutuhan di lapangan.

Bahu-membahu di Tengah Pekerjaan

Pengecoran jalan membutuhkan tenaga dan ketelitian. Karena itu, pembagian tugas dilakukan secara bersama-sama agar pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat.

Ketika sebagian personel menyiapkan material, warga ikut membantu pekerjaan lainnya. Begitu pula sebaliknya. Pola kerja seperti ini membuat proses pengecoran berjalan lebih dinamis.

Terik matahari yang menyengat tidak membuat semangat mereka surut. Keringat yang bercucuran justru menjadi bagian dari perjuangan bersama untuk menyelesaikan pembangunan jalan yang nantinya digunakan masyarakat.

Kebersamaan itu tidak hanya terlihat dari aktivitas fisik. Sesekali terdengar percakapan ringan dan canda di sela pekerjaan. Suasana tersebut membuat pekerjaan yang cukup menguras tenaga terasa lebih ringan.

Bukan Sekadar Mengejar Target

Bagi Satgas TMMD, percepatan pengecoran memang menjadi bagian penting untuk menyelesaikan sasaran sesuai waktu yang telah ditentukan. Namun, kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian.

Setiap bagian jalan yang selesai dicor diperiksa dan dirapikan agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Pekerjaan terus kami kebut. Bersama warga, kami optimistis seluruh pengecoran bisa diselesaikan sesuai target,” ujar salah satu personel Satgas TMMD.

Warga yang ikut terlibat juga menunjukkan antusiasme. Mereka tidak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi mengambil bagian dalam proses pembangunan.

Keterlibatan tersebut sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap hasil pembangunan di lingkungan mereka.

Gotong Royong Memperkuat Kedekatan

Pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Interaksi yang terjadi selama pekerjaan berlangsung turut memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

Di lokasi pengecoran, prajurit dan warga bekerja dalam suasana yang akrab. Perbedaan latar belakang seolah tidak menjadi jarak ketika mereka berhadapan dengan pekerjaan yang sama.

Satu orang mengangkat material, yang lain menyiapkan adukan, sementara sebagian lainnya meratakan beton. Pekerjaan dilakukan secara bergantian dan saling membantu.

Kebersamaan semacam itu menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan TMMD. Pembangunan jalan tidak hanya menghasilkan perubahan pada kondisi fisik lingkungan, tetapi juga membangun hubungan sosial yang semakin erat.

Jalan Berubah, Kebersamaan Bertambah

Perubahan pada ruas jalan mulai terlihat. Bagian yang sebelumnya belum tertata perlahan berubah menjadi permukaan jalan yang lebih kokoh setelah dilakukan pengecoran.

Bagi warga Mangsang Maju, perubahan tersebut menjadi harapan baru untuk memiliki akses jalan yang lebih baik.

Namun, ada hal lain yang tumbuh selama proses pembangunan berlangsung, yakni rasa kebersamaan.

Hari demi hari, prajurit dan warga semakin terbiasa bekerja berdampingan. Mereka saling membantu ketika pekerjaan membutuhkan tenaga tambahan dan saling menyemangati ketika rasa lelah mulai datang.

Semangat itu pula yang membuat pengecoran terus dikebut.

Satu Tujuan untuk Masyarakat

Satgas TMMD bersama warga berupaya menyelesaikan seluruh sasaran fisik sesuai target. Setiap bagian jalan yang selesai dikerjakan menjadi capaian bersama.

Bagi prajurit, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Sementara bagi warga, keterlibatan langsung dalam pembangunan menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan tempat mereka tinggal.

Di Kavling Mangsang Maju, pengecoran jalan akhirnya menjadi lebih dari sekadar pekerjaan fisik. Ada tenaga yang dicurahkan, ada keringat yang jatuh, dan ada kebersamaan yang semakin kuat.

Suara aktivitas pengecoran terus terdengar. Satgas dan warga masih bekerja mengejar penyelesaian.

Mereka membawa satu semangat yang sama: pekerjaan harus selesai, jalan harus segera dapat digunakan, dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat tetap terjaga.

Sebab, di balik jalan beton yang sedang dibangun, ada gotong royong yang menjadi kekuatan utama TMMD ke-130 Kodim 0316/Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *